Thursday 22 March 2012

Penjelasan tentang Sulfur

ulfur (S)



Sulfur
·       Bersifat nonlogam, mempunyai keelektronegatifan yang lebih rendah dari oksigen, yang berarti senyawaannya mempunyai sifat kurang ionik
·       Memiliki bilangan oksidasi +6, +4 dan+2 sampai -2
·       Perbandingan ion sulfur dalam larutan asam menunjukkan bahwa ion tersebut merupakan oksidasi lemah
·       Dalam larutan basa ion sulfur tidak teroksidasi sempurna
·       Bilanagn oksidasi +4 menunjukkan kinetika yang stabil
·       Sulfur dapat membentuk katenasi
·       Mempunyai dua ikatan yaitu dapat berikatan secara tunggal maupun ikatan rangkap
·       Struktur pembentukan rantai dari atom sulfur dengan beberapa unsur  diantaranya:
Ø   Dihidrogen polisulfat HS-Sn-SH
Ø   Polisulfur diklorida ClS-Sn-SCl
Ø   Dimana bisa mempunyai harga antara 0 dan 20

Alotrop dari sulfur
·       S8,Cyclorooctasulfur
Ø   Mempunyai bentuk zigzag dengan adanya atom yang mengelilingi cincin
Ø   Berbentuk kristal pada suhu 95oC
·       S6, Cyclorohexasulfur
Ø   Ukuran cincin 6-20 yang dapat ditentukan melalui sintesis
·       S12, Cyclododecasulfur merupakan alotrop sulfur yang paling stabil yang dapat disintesis dengan mencampurkan natrium thiosulfat Na2S2O3 dengan asam klorida:
6Na2S2O3(aq) +12HCl(aq) → S6(s) + 6SO2(g) + 12NaCl(aq) + 6H2O(l)


Hidrogen Sulfid
·       Berbau busuk
·       Gasnya tidak berwarna dan sangat beracun yang berasal dari hydrogen sianida
·       HSO3 dihasilkan secara alami oleh bakteri anaerobic
·       Gasnya dapat dipreparasi dilaborarorium dengan mereaksikan logam sulfit dengan larutan asam seperti FeS dengan asam klorida:
FeS(s) 2HCl(aq)→FeCl2(aq) +H2S(g)
·       Pembakaran hydrogen sulfit diudara akan menghasilkan sulfur atau SO2:
2H2S(g) + O2(g) →2H2O(l) + 2S(s)
2H2S(g) + 3O2(g) →2H2O(l) + 2SO2(g)
·       Dalam larutan sulfur merupakan zat pengoksidasi
H2S(aq) → 2H+(aq) + S(s) + 2e      Eo = +0,141 v
·       Hidrogen sulfit mempunyai bentuk molekul seperti V yang analog seperti molekul air

Sulfit
·       Dapat terhidrolisa dalam air dan menghasilkan larutan dalam sulfit
S2(aq) + H2O (l)→ HS-(aq) + OH-(aq)
·       Hidrolisa dari ion hydrogen sulfat akan menghasilkan larutan larutan yang berbau menyengan dari H2S
HS-(aq) +H2O(l) ↔H2S(g) + OH-(aq)
·       Sodium sulfur (Na2S) merupakan system dasar pada beterai yang mempunyai dua elektroda Na dan S, cairan dan elektrolit NaAl11O17 berbentuk padat

·       Black Diatomony trisulfid (Sb2S3)
Ø   Digunakan dalam pembuatan kosmetik seperti eye shadow
Ø   Digunakan pada pembuatan patung keagamaan di cina

·       Sodium Sulfit
Ø   Digunakan sebagai zat untuk memperbaiki rambut
Ø   Digunakan untuk pengisian cat
Ø   Digunaka dalmindustri kimia seperti mengendapkan ion logam beracun terutama pada timbal

·       Molibdenum(IV)Sulfit
Ø   Digunakan pada permukaan minyak pelumas

·       Cadmium Sulfat (CdS)
Ø   Digunakan sebagai pigmen warna pada minyak cat
·       Logam sulfit digunakan secara umum dalam analisa kuantitatif anorganik
·       Ion sulfit memiliki Ksp yang sangat kecil yaitu 10-30
·       pH dari filtrate akan meningkat dengan penambahan basa
·       FeS2 mempunyai bilangan oksidasi tinggi
·       Apabila bereaksi dengan logam alkali dan alkali tanah akan membentuk polisulfit (Sn2-) dimana harga n antara 2 dan 6



Oksida Sulfur
Sulfur dioksida
·       Tidak berwarna dan berbentuk padat
·       Gasnya beracun dan berasa asam
·       Dapat bereaksi dengan air membentuk H2SO3
·       Dapat bertindak sebagai basa lewis dan dapat juga bertindak sebagai asam lewis menghasilkan kompleks contohnya dengan amina seperti Me3HSO2
·       Merupakan reducing agent
·       SO2 dapat menyebabkan hujan asam
·       CaSO4 digunakan sebagai penyekat yang tahan terhadap api
·       bahan pengawet terutama untuk buah-buahan
·       bentuk molekul V dengan sudut ikat O-S-O 119o. ikatan antara S-O dapat membentuk ikatan tunggal dan ikatan rangkap

 SULFUR

         Terdapat bebas dekat kawah gunung berapi
         Berupa senyawa PbS, ZnS, Cu2S, FeS2 (pirit), CaSO4, BaSO4 dan MgSO4
         Ada 2 cara pembuatan belerang:
        Cara sisilia
            untuk memperoleh belerang yang ada di permukaan tanah, batu yang mengandung belerang dipanaskan hingga belerangnya melebur dan terpisah dari batuan dan belerang dimurnikan dengan sublimasi
        Cara Frasch
            untuk mendapatkan belerang yang ada di bawah permukaan tanah, yaitu dengan jalan menyemprotkan air panas (170 oC) melelui pipa bor dan hembusan air panas hingga belerang cair akan tertekan ke atas melalui pipa pembor

Sifat-sifat belerang
         Pada T kamar berujud padat, rapuh, berwarna kuning
         Menghablur dalam 2 bentuk (rombik dan monoklin)
         Belerang rhombik bila menghablur dibawah suhu 96 oC
         Belerang monklin bila menghablur di atas suhu 96 oC
         Belerang sukar bereaksi dengan unsur lain pada T normal

Kegunaan belerang
         Untuk bahan pembuatan asam sulfat
         Vulkanisasi karet
         Pembasmi penyakit tanaman
         Untuk membuat CS2 dan senyawa belerang lainnya

Senyawa belerang yang terpenting
         Asam sulfat
         Zat cair kental, tak berwarna, higroskopis
         Asam oksidator

Pembuatan asam sulfat
         Proses kontak (by using V2O5)
                        4FeS2 + 11O2 → 2Fe2O3 + 8SO2
                        S +O2 → SO2
                        SO3 + H2SO4 → H2S2O7
                        H2S2O7 + H2O → 2H2SO4
            Proses bilik timbal (by using NO and NO2)

0 comments:

Post a Comment

Komentarnya!!!!!!!!!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...